Ada Sekolah Alam Cikeas di Green Festival 2009 .
Menghitung mundur waktu,
Sementara kerusakan bumi makin menjadi,
Apa yang akan tertinggal untuk mereka ?
Sekarang semua mengeruk.
semua menebang,
semua mengotori,
dan semua sedikit peduli.
Harus dimulai dari diri dimulai saat ini,
dan dimulai di lingkungan terdekat kita.
Harus memaksa diri,
memaksa diri tuk peduli,
memaksa diri tuk bertindak,
memaksa diri tuk berubah.
dan bahan bakar proses revolusi itu adalah ilmu.
Mari bersama, kita cari ilmu untuk menyelamatkan alam
menyelamatkan diri kita,
dan menyelamatkan masa depan kita.
***
Beberapa hari lagi, event Green Festival 2009 di Parkir Timur Senayan akan di buka untuk umum dan gratis!!! Dan Sekolah Alam Cikeas sekali lagi dapat turut berpartisipasi dalam kampanye sadar lingkungan ini. Tahun lalu, di tempat yang sama event Green Festival di buka. Agar bisa menikmati materi Green Festival yang disajikan, kita harus memasuki tenda kubah yang tertutup dan ber AC. Yang pertama terlihat ketika kita memasuki tenda ini adalah replika bumi dan termometer raksasa . Replika ini menjelaskan keadaan bumi yang makin memanas karena adanya 'global warming.'
Terus memasuki tenda, makin banyak informasi tentang alam yang dapat kita temui. Tahukah bahwa karena 'global warming' , intensitas bencana menjadi berkali-kali lipat. Dan kita dapat berperan mengurangi pemanasan global dengan tidak menggunakan kendaraan bermotor jika menempuh jarak dekat, mengurangi mengkonsumsi produk import dan menggantinya dengan produk lokal , tidak memasukkan makanan panas ke dalam kulkas, memilih produk-produk yang hemat energi, dan banyak lagi tips lainnya.
Tenda di desain menyerupai ruangan-ruangan yang umum ada di tiap rumah. Seperti ruang tamu, kamar mandi, ruang tidur, kantor, halaman, dll. Setiap ruangan di isi dengan furnitur, kemudian di beri keterangan mengenai cara untuk menghemat energi dan bagaimana supaya ramah terhadap alam.
Banyak pengunjung yang datang mendapat ilmu-ilmu baru dan akhirnya sibuk mencatat. Ada rombongan pelajar, ada para orang tua yang membawa anak-anaknya, para anggota komunitas, dan masyarakat umum. Saat itu semua orang tampak bersungguh-sungguh membawa semua tips dan memperhatikan semua display.
Keluar dari tenda utama, kita menemukan jalan utama yang diapit oleh jajaran tenda. Tenda-tenda tersebut adalah tenda-tenda komunitas pendukung kegiatan Green Festival. Disetiap tenda-tenda itu, kita akan dapat memperoleh banyak informasi yang tak kalah berharga.
Dan saat itu, jika anda kebetulan datang dan anda dapat melihat anak-anak kecil yang memakai rompi bertuliskan 'Polisi Kebersihan' tampak hilir mudik. Mereka akan mengingatkan anda jika anda merokok, atau ada yang membuang sampah sembarangan. Dan jika anda membuang sampah pada tempatnya, mereka akan memberikan senyum termanis dan ucapan terima kasih. Mereka adalah siswa -siswi Sekolah Alam Cikeas ( SAC)
Tapi bagaimana jika tetap ada yang membuang sampah tidak ditempatnya ?
Mereka tanpa sungkan akan mengambil sampah-sampah tersebut dan mengumpulkannya di dalam kantong plastik besar berwarna hijau. Dan kantong plastik itu 'degradable' lho.
Kegiatan mereka tampak sederhana, namun itu adalah upaya nyata anak-anak untuk turut menyelamatkan lingkungan. Berusaha mengugah hati para orang dewasa itu, agar 'malu' jika masih berlaku serampangan terhadap bumi. Jika anak-anak sekecil itu saja bisa peduli, seharusnya anda dan saya bisa lebih peduli lagi terhadap alam.
***
"Kalau anak-anak nya sibuk di acara Green festival,berarti mereka tidak sekolah dong ?" ( mungkin ada pertanyaan seperti ini ).
"Di sekolah alam, yang namanya belajar itu tidak hanya di dalam kelas ! Dan materi pembelajaran itu tidak hanya apa-apa yang tercantum di dalam kurikulum DIKNAS.
Kami bisa belajar di mana saja, dengan berbagai metode. Kami bisa belajar dari siapa saja, dari mereka yang ahli di bidangnya masing - masing.
Dan Subhanallah, dengan kesempatan berpartisipasi di event ini, kemampuan interpersonal anak-anak terlatih sewaktu mereka harus bersosialisasi dengan orang-orang asing.
Rasa tanggung jawab mereka terlatih, sewaktu mereka mulai merasa lelah namun 'shift kerja' mereka belum usai.
Dan pengalaman nyata mereka bertambah, ketika mereka langsung terjun dan terlibat dalam kampanye lingkungan. Dari praktek langsung ini ,kami pun akhirnya menemukan 'kemampuan-kemampuan' anak yang bersinar. Kemampuan yang ketika di kelas, tertutupi oleh anak lain yang lebih dominan. Subhanallah, betapa Allah memberikan kita potensi yang unik dan berbeda-beda.
****
Dan untuk hari Sabtu dan Minggu, 5-6 Desember 2009, Alhamdulillah kami ( SAC) di beri kesempatan untuk kembali terlibat dalam event besar ini.
Persiapan di lakukan.
Tugas-tugas dibagi dan Penanggung jawab di tunjuk.
Guru dan murid-murid bersiap.
Dekorasi STAN di rancang. Hari ini, Rabu tanggal 021209, 3 orang anak kami ( Malika : SD4, Falah : SD 3, dan Bianca : SD 2) di panggil untuk mengikuti konferensi pers yang diadakan oleh panitia Green Festival.
Mohon doanya, agar acara ini lancar dan banyak yang mendapat manfaat. Dan kami nantikan teman-teman di sana ya…. (Yuni Khairun Nisa)
berita terbaru
arsip
Menabung sampah
Video @ youtube
Sacikeas 's Public Gallery
>>Visit at http://picasaweb.google.com/sacikeas>>
Cikeas Saturday Market
Kunjungi Cikeas Satuday Market (Sogo Jongkok) di Sekolah Alam Cikeas setiap hari Sabtu pagi jam 07-11. Sekolah Alam Cikeas ingin berbagi dengan warga Cibubur, Cileungsi dan Gunung Putri, sehingga dapat menjadi tujuan rekreasi, belanja dan olah raga bagi seluruh keluarga. Pengunjung bisa menggunakan lapangan futsal, basket, outbound dan playground.
Bazaar Sahabat Alam, 10 Agustus 2011
Bersamaan dengan digelarnya Ramadhan Camp 2012, Sekolah Alam Cikeas mengadakan Bazaar Sahabat Alam pada hari :
Jumat 10 Agustus 2011 pada pukul 07.00 sampai selesai.
kegiatan ini ditujukan untuk warga sekitar sekolah agar dapat membeli beragam pakaian layak pakai dengan harga terjangkau dan pelayanan kesehatan gratis dari Rumah Sehat Cikeas.

